Ini dia 'Arsenik', Zat yang di Duga Membubuh Aktifis HAM 'Munir'

Posted by Indonesia Hari Ini on Friday, 27 March 2015

Zulamri.com - Kasus yang hingga kini belum terkuak siapa dalang utama dalam drama pembunuhan ini, 'Munir' sapaan akrabnya, di bunuh saat melakukan perjalan ke Amsterdam, Belanda, pada 7 september 2004. Munir ke Belanda untuk melanjutkan program Pasca Sarjana (S2) di Utrech, sayangnya beliau tidak pernah sampai ke negeri kincir angin tersebut, beliau di kabarkan meninggal di atas langit Rumania, beliau yang di kabarkan sempat di ajak minum di coffe bean oleh sang pilot "Pollycarpus" mengalami sakit mag kemudian muntah, di susul kejang-kejang dan akhirnya meninggal. Ada yang berpandapat jika Munir meninggal di Indonesia, mungkin kasusnya takkan di usut, sayangnya beliau meninggal di Belanda, negara yang menjunjung tinggi HAM, dan tidak percaya sepenuhnya tentang kematian tiba-tiba, segera jasab Munir di otopsi, mengejutkan 'Arsenik' di temukan di dalam tubuh munir, arsenik ditemukan dalam jumlah yang besar, para penyidik pun mulai banyak berspekulasi tentang kematian Munir, mulai dari Arsenik yang di campur di jus, sampai di campur ke makanan, baiklah di artikel ini tidak membahas tentang bagaimana Munir meninggal, melainkan apa itu Arsenik?

Arsenik
Arsenik

Arsenik (As) yang mempunyai nomor atom 33 pada tabel periodik, dikenal sebagai racun yang sangat mematikan. Arsenik di kenal mempunyai tiga bentuk alotropik, yaitu abu-abu, hitam dan kuning. Arsenik di kenal tidak akan merubah apapun jika di campur dengan air putih, baik itu rasa, warna ataupun bau, sehingga itulah yang membuat Arsenik sulit dideteksi

As2O3 atau srsen trioksida adalah bentuk yang paling di kenal dari Arsenik, Arsenik racun yang mampu menghentikan produksi ATP, ATP merupakan sumber energi dari mahluk hidup . Di siklus Krebs, Arsenik dapat menghambat enzim piruvat dehidrogenase, sehingga sintetis ATP menjadi berkurang dan hindrogen peroksida mengalami peningkatan produksi. Hidrogen Peroksida adalah oksidator yang sangat reaktif terhadap sel hidup, dengan kata lain hidrogen peroksida menyerang sel hidup. Sel yang di serang akan mengalami nekrosis dan kematian dengan segera.

Meskipun dalam kadar yang rendah, jika arsenik di konsumsi terus menerus akan menyebabkan akibat yang fatal, seperti meminum air yang sudah terkontaminasi oleh Arsenik, sifat arsenik yang tidak mengubah apapun juka di capur dengan air, membuat kita harus selalu waspada. Untuk artikel selanjutnya saya akan mencaoba menulis tentang ciri-ciri keracunan arsenik dan cara penangannya.

G+

Blog, Updated at: 03:42

0 komentar:

Post a Comment